Laman

Assalamu'alaikum

Sabtu, 11 Februari 2012

Sekolah Menegah Atas


Semasa SMA, aku selalu mendapatkan kelas dengan beragam teman yang asik, dengan berbagai karakter, wali kelas yang asik juga, serta berbagai guru mata pelajaran yang tak kalah asik, terutama-matematika-.hehee

**

Masa SMA kuawali dengan menginjak kaki dikelas X.1 atau Ruang Belajar Sosiologi, kelas ini terletak di posisi yang sangat strategis, dekat kantin dan juga dekat wc, hehee.

Hari pertama masuk, seperti biasa, rata-rata kami belum saling mengenal, hanya ada beberapa temanku yang kebetulan satu sekolah ketika masa SMP.

Kahfi namanya, dia teman pertamaku ketika MOS (Masa Orientasi Sekolah) dilaksanakan, disusul Qory dan Dede.

Aku bingung kenapa masa-masa sekolah dulu seperti lewat saja bagiku, hampir tidak ada kesan yang membuat aku selalu rindu masa sekolah, hanya ada beberapa momen yang aku rindukan.

Ketika masih muda..
**

Lanjut di kelas XI.

Dikelas XI, mulai banyak momen-momen yang pantas dikenang sepanjang nafas umat manusia dibumi.

Dikelas XI ini aku mendapatkan kelas yang pertama lagi, ditambah embel-embel IPA, keren sekali rasanya. XI. IPA. 1. Salah seorang temanku mengusulkan nama SEPATU sebagai nama gaul kelas, (Se)belas I(PA) Sa(tu).

Seorang guru mengatakan, kelas XI merupakan masa-masa emas ketika berada di SMA, ketika X SMA kita disibukkan beradaptas dengan lingkungan, dan ketika kelas XII kita disibukkan oleh ujian demi ujian yang akan datang. Benar juga kata pak guru tersebut, Dikelas inilah, beberapa orang sahabat mulai kudapatkan.

Dikelas ini, kami layaknya penguasa sekolah. Kami mulai menjadi anggota-anggota inti dari masing-masing organisasi, mulai dikirim dengan aktif ke berbagai olimpiade, festival, lomba olahraga dan lainnya.

Kami merasa benar-benar hidup, hehee.
Yess, masuk tv juga akhirnya..

Maket made by Sepatu
Maket made by Sepatu
Maket made by Sepatu

**
Seperti sebelumnya aku kembali mendapatkan kelas pertama, XII. IPA. 1. Awal masuk dikelas ini aku dan temanku merasa khawatir dengan keadaan kelas, di kelas ini semua temanku yang lain rata-rata masuk 8 besar kelas sebelumnya. Kami khawatir peringkat kami yang sudah susah payah dipertahankan akan jatuh jauh kebawah. Beberapa teman yang mungkin lebih khawatir, mulai melapor pada guru yang berwenang, tapi beliau menanggapi, jalani saja dulu.

Setelah beberapa minggu, kami mulai terbiasa dengan sistem persaingan dikelas yang katanya berisi bintang kelas. Kami sepakat untuk memberi nama gaul kelas kami dengan d’Basist, Bersama dua belas ipa 1.

Ketika awal semester, kelas kami hampir tidak sepenuhnya aktif belajar, mulai dari berbagai Universitas yang sosialisasi ke sekolah, ataupun mengikuti berbagai tes masuk ke sekolah tinggi.

Kelebihan ketika duduk kelas akhir ialah, hampir satu kelas kami merasa kompak dan klop. Mungkin karena udah mendekati bulan Ujian. Yups, Ujian demi ujian hampir dilaksanakan lebih dari satu bulan. Mulai dari ujian praktikum, disusul ujian sekolah, dan ditutup oleh ujian nasional.

Semua merasa deg-degan, tertekan, dan dalam kebingungan. Jika tidak lulus, bagaimana. Jika lulus akan kemana. Well, pikiran kami terpecah belah, bahkan semakin dekat ujian, senyuman di wajah kami mulai bertukar dengan kecemberutan.

Ketika semua pelajaran telah kami habiskan, sekolah hanya diisi dengan membahas soal demi soal yang harus kami habisi.

Tapi, buah kerja keras kami selama tiga tahun di SMA tidak sia-sia, sekolah kami lulus dengan 100%. Artinya tidak ada temanku yang tertinggal J

Tapi, setelah ini, kami mulai mencari jati diri yang sebenarnya. Ada beberapa teman yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi, ada yang merantau jauh, ada yang bekerja terlebih dahulu kemudian sekolah lagi, ada juga yang bersiap menghadapi tes masuk kepolisian. Setelah hari itu, kami tidak pernah bertemu dengan lengkap seperti ketika masa sekolah dulu. Hanya taman depan kelas yang menjadi bukti bahwa kami pernah sekolah di RSMABI 2 Prabumulih.

Almamater SMA
Selalu ada cerita ketika SMA.
#kapan-kapan, akan kutulis lebih lengkap J







READ MORE - Sekolah Menegah Atas
»»  read more

Rabu, 01 Februari 2012

Syair Nada Pejuang


Dengarlah nada indah ini
Sebuah nada yang menggetarkan
Jiwa raga telah kau tukar dengan sebuah kata…
Merdeka…

Teriakan keras para pejuang
Selalu membakar semangat

Merdeka atau Mati

Begtu teriak lantangmu..

Begtu pedih, sakit, lelah, dan menderita
Yang telah kau rasa, Demi sebuah kata…
Merdeka.

Dengan runcingnya bambu yang kau asah
Dengan runcingnya semangatmu
Kau buang paara serakah yang mengambil hak.

Dengarlah nada indah ini
Dengan syair nada pejuang
Kau tebus semua kebahagiaannmu
Memberikan semua untuk bangsa ini
Bangsa Indonesia.

Terima kasih pejuangku
Tanpamu takkan sampai ke jiwa kami pada kebebasan ini.

Pahlawan 

READ MORE - Syair Nada Pejuang
»»  read more

Darah yang terbuang


Hai para anak muda!
Tidak ingatkah kau pada kerasnya perjuangan
Tidak ingatkah kau pada darah yang mengalir
Tapi mengapa kau siakan perjuangan kam

Hai para anak muda!
Tidak banyak yang kami pinta
Kami hanya ingin engkau menjaga Negara ini
Menjaga persatuan dan kesatuan
agar kami dapat tidur tenang

Hai para anak muda!
Betapa sakit hati kami melihatmu
Melihat apa yang terjadi pada bangsa ini
sakit..

Panji-panji kejayaan yang dulu telah berkibar
Sekarang hilang tak berbekas
Seolah lenyap terkubur bersama jasad kami.

Kami hanya ingin Negara bumi tempat kami ditanam ini makmur, bahagia, tanpa memikir individu
Tidakkah kau ingat apa yang bung karno katakana..

JAS Merah

Jangan sekali-kali melupakan Sejarah

Tapi kenyataannya kalian lupa.

Hai para Anak muda!
Kami tak pernah meminta apa-apa
Hanya satu, cinta.
Cinta Tanah Air dan membelanya…


Foto Perjuangan Indonesia

READ MORE - Darah yang terbuang
»»  read more

Senin, 30 Januari 2012

Akrabkan diri dengan pekan keakraban


Kelompok 7 dan kak Putri

Masa awal kuliah mungkin akan menjadi masa yang sangat mendebarkan bagi sebagian besar mahasiswa baru, terutama yang masih terus dibayang-bayangi indahnya masa Sekolah Menengah. Mulai dari beradaptasi dengan lingkungan, dengan gaya dosen mengajar, dengan budaya teman-teman yang beraneka ragam. Shock culture, gegar budaya.

Beberapa minggu setelah kuliah mulai berjalan, para kakak tingkat sepakat mengadakan kegiatan Pekan Keakraban selama 3 hari berturut-turut, 28-30 September 2011. Sebuah kegiatan yang cukup menarik karena perkenalan antar Mahasiswa baru dengan kakak tingkat akan lebih terjalin, daripada ketika OPDIK dan SIMARU.

Pada awalnya hampir semua dari kami membayangkan para kakak tingkat akan menjajah kami dan menyiksa, pada saat acara berlangsung, seperti disuruh lari-lari keliling kampus, push-up, nyanyi-nyanyi dengan yel-yel. Tapi semua ketakutan kami tidak terbukti, malah acara berlangsung dengan seru dan menarik. J


Kegiatan kami hanya games, bersih-bersih labor fisika dan jurusan fisika, kegiatan yang memperbanyak pahala, hehee.

Aku mendapatkan kelompok tujuh ketika inagurasi. Kelompok itu terdiri dari Chandra Muliawan yang menjadi ketua kelompok, Ade Kurniawan, Nurul Safitri, Heryanti Naibaho, Jeni Karlin, Daryono, Suristin dan Nurhidayah Devi.

Ada beberapa kegiatan yang cukup seru pada kegiatan ini, mulai dari mengumpulkan tanda tangan kakak tingkat, saling menghafal nama dan asal sekolah teman, senam pagi, main bola voli, game mengukur lapangan bola futsal, dan lainnya, tentu bagi kelompok yang kalah akan mendapat hukuman berupa makan pare dan minum kopi, pada hari terakhir bahkan mendapat bonus minum air rebusan brotowali. Hukuman yang sangat mengerikan.

Salah satu game yang paling berkesan ialah mengukur lapangan bola futsal. Lapangan tersebut dibagi menjadi tiga, masing-masing tim harus mengukur sepertiga bagian lapangan dengan berbagai gaya masing-masing tim tapi harus menggunakan anggota tubuh. Ada tim yang sampe harus berguling-guling mengukurnya, hahaa.

Kegiatan ini juga sempat di hadiri Sekretaris Jurusan, Pak Chairul, ketika kami sedang sarapan bubur kacang seusai senam pagi.

Kamilah sang penakluk 
Kelompok 7


Hormat Fisika :P Wekk.
READ MORE - Akrabkan diri dengan pekan keakraban
»»  read more

Sabtu, 21 Januari 2012

Kenapa takut fisika murni?


Awal masuk Mipa Fisika, banyak teman yang bertanya kenapa dulu gak milih KIP. Alasanku simple, di Mipa kita bakalan menyelami lebih dalam tentang fisika. “Tapi kan Mipa gak bisa jadi guru?” Kalau aku ingin jadi guru, udah dari dulu KIP akan ku pilih.

Sempat ragu juga pada awalnya lulusan Mipa Fisika akan kerja dimana? Kita Yang paling serem mungkin bakalan berakhir jadi guru bimbel. Apalagi tujuan kuliah ini ujung-ujungnya untuk cari kerja terus untuk menghidupi keluarga, kita gak mungkin hanya terus belajar dan mendalami suatu ilmu.

Ternyata peluang jadi ‘pekerja’ dari lulusan fisika ini lumayan banyak sesuai KBI (Kelompok Bidang Ilmu) prodi yang akan dambil kelak. Ada tiga prodi dari jurusan ini di Universitas Sriwijaya, Fisika teori dan Material, yang hobi ngotak-ngatik rumus kudu masuk siniFisika Instrumentasi dan Komputasiini nih tempat bagi yang seneng elektronik, buat robot-robotan dll, dan yang terakhir dan paling terkenal Geofisikabagi yang seneng kebumian kudu kesini jalannya.

Sedangkan di salah satu Universitas tertua di Indonesia Mipa Fisika terdapat enam KBI, yaitu: Fisika Nuklir dan Partikel, Fisika Material, Fisika Zat Mampat, Fisika Instrumentasi Elektronika, Geofisika, serta Fisika Medis dan Biofisika.

Berdasarkan pilihan prodi (program studi) saja udah bisa dilihat akan kemana lulusannya kelak, tinggal usaha sendiri, gak mungkin kan kerjaan akan datang sendiri tanpa dicari.

Tapi beberapa teman dari jurusan mungkin memilih jurusan ini karena peluang masuk yang lumayan besar, kira-kira sebagai cadangan, dan pada tes masuk selanjutnya akan memilih jurusan yang benar-benar diminati. Tapi ada juga segelintir teman yang benar-benar memilih jurusan ini karena minat mereka memang di fisika.

Ada banyak alasan aku memilih jurusan ini, walau cuma pilihan kedua, tapi aku senang dengan pengetahuan yang berhubungan dengan fisika. Fisika itu merasuk dalam setiap detak yang ada di dunia ini, tidak terbatas pada benda mati saja, benda hidup ataupun mahkluk hidup pasti berhubungan dengan fisika, bahkan yang gaib pun masuk dalam fisika (metafisika) hehee. “Fisika itu sebenarnya simple, tapi matematikanya yang bikin jadi rumit”.

Sebagai muslim aku pun cukup termotivasi dengan berbagai kisah ilmuwan fisika muslim. Terutama fisikawan muslim sekarang Prof. BJ Habibie yang tentu sangat membanggakan bangsa ini khususnya cendikiawan muslim.

Di bidang eksakta, termasuk di bidang fisika, para ilmuwan Muslim telah memberikan kontribusi luar biasa untuk kehidupan umat manusia. Karya-karya mereka, khususnya fisikawan Muslim di zaman keemasan (golden ages) Islam, banyak memberi inspirasi dan mewarnai karya para ilmuwan Barat. Sebut saja misalnya Al-Haitham. Karya fisikawan Muslim yang hidup pada tahun 965-1039 Masehi ini memberi inspirasi pada Roger Bacon, Johann Kepler, Leonardo da Vinci, dan lain-lain.
Berikut beberapa fisikawan Muslim yang berjasa dalam menyemarakkan peradaban dunia dengan karya-karyanya:
Al-Haitham 
Taqi Al-Din
Al-Khazini 
Ibnu Bajjah
Al-Haitham :

Al-Haitham
Fisikawan ternama ini bernama lengkap Abu Ali Al-Hasan Ibn Al-Hasan (atau al-Husain) Ibn Al-Haitham. Ia lahir tahun 965 di Basrah (Irak). Namun namanya mulai masyhur di Mesir, saat pemerintahan Islam dipimpin oleh Khalifah Al-Hakim (996-1020). Fisikawan Muslim terbesar dan salah satu pakar optik terbesar sepanjang masa, itu wafat di Kairo sekitar tahun 1039.
Sepanjang hidupnya, Al-Haitham telah menulis sekitar 70 kitab. Salah satu kitabnya, Al-Manazir, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dengan tajuk Opticae Thesaurus. Dalam kitabnya Al-Haitham mengatakan, proses melihat adalah jatuhnya cahaya ke mata. Bukan karena sorot mata sebagaimana diyakini orang sejak zaman Aristoteles. Dalam kitab itu ia juga menjelaskan berbagai cara untuk membuat teropong dan kamera sederhana (kamera obscura).
Kitab tentang optika ini telah menginspirasi para ilmuwan Barat seperti Roger Bacon dan Johann Kepler. Tak heran jika Al-Hazen, demikian Barat menyebut nama Al-Haitham, mendapat gelar ”Bapak Optika Modern”.
Al-Haitham juga dinilai telah memberikan sumbangan besar bagi kemajuan metode penelitian. Ia telah memulai suatu tradisi metode ilmiah untuk menguji sebuah hipotesis, 600 tahun mendahului Rene Descartes yang dianggap Bapak Metode Ilmiah Eropa di zaman Rennaisance. Metode ilmiah Al-Haitham diawali dari pengamatan empiris, perumusan masalah, formulasi hipotesis, uji hipotesis dengan melakukan penelitian, analisis hasil penelitian, interpretasi data dan formulasi kesimpulan, serta diakhiri dengan publikasi.
Selain fisikawan, Al-Haitham juga dikenal sebagai astronom dan matematikawan. Ia telah menulis komentar tentang Aristoteles dan Galen.
Ibnu Bajjah :

Ibnu Bajjah
Namanya Abu-Bakr Muhammad Ibnu Yahya Ibnu Al-Sayigh. Tapi ia biasa dipanggil Ibnu Bajjah yang berarti "anak emas". Ibnu Bajjah lahir di Saragoza, Spanyol, pada tahun 1082 dan wafat pada 1138 M. Ia mengembangkan berbagai ilmu pengetahuan di zaman kekuasaan Dinasti Murabbitun. ''Avempace'' --sebutan Barat untuk Ibnu Bajjah--antara lain mengembangkan ilmu fisika, matematika, astronomi, musik, ilmu kedokteran, psikologi, sastra, dan filsafat.
Sebagaimana Al-Haitham, karya Ibnu Bajjah dalam bidang fisika banyak mempengaruhi fisikawan Barat abad pertengahan seperti Galileo Galilei. Ibnu Bajjah menjelaskan tentang hukum gerakan. Menurutnya, kecepatan sama dengan gaya gerak dikurangi resistensi materi. Prinsip-prinsip yang dikemukakannya ini menjadi dasar bagi pengembangan ilmu mekanika modern. Karena itu tidak mengherankan jika hukum kecepatan yang dikemukakan Galilei sangat mirip dengan yang dipaparkan Ibnu Bajjah. Karya-karya Ibnu Bajjah mengenai analisis gerakan juga sangat mempengaruhi pemikiran Thomas Aquinas.
Al-Farisi :
Al-Farisi
Kamal al-Din Abu'l-Hasan Muhammad Al-Farisi lahir di Tabriz, Persia (sekarang Iran) pada tahun 1267 dan wafat pada 1319 M. Al-Farisi terkenal dengan kontribusinya tentang optik. Dalam bidang optik, ia berhasil merevisi teori pembiasan cahaya yang dicetuskan para ahli fisika sebelumnya. Al-Farisi membedah dan merevisi teori pembiasan cahaya yang telah ditulis oleh Al-Haitham. Hasil revisi itu ia tulis dalam kitab Tanqih al-Manazir (Revisi tentang Optik).
Menurut Al-Farisi, tidak semua teori optik yang dikemukakan Al-Haitham benar. Karena itulah ia berusaha memperbaiki kelemahan dan menyempurnakan teori Al-Haitham. Tak cuma itu, teori Al-Haitham soal pelangi juga ia perbaiki. Bahkan Al-Farisi mampu menggabungkan teori Al-Haitham ini dengan teori pelangi dari Ibnu Sina.
Al-Farisi mampu menjelaskan fenomena alam ini dengan menggunakan matematika. Inilah salah satu karya fenomenalnya.
Taqi al-Din :

Taqi al-Din
Selain dikenal sebagai pakar fisika, Taqi al-Din Muhammad ibnu Ma'ruf al-Shami al-Asadi (1526-1585 M) adalah pakar matematika, pakar botani, astronom, astrolog, dan ahli teknik. Taqi al-Din juga teolog, filsuf, ahli hewan, ahli obat-obatan, hakim, guru, dan imam masjid. Sebagai ahli teknik, ia misalnya membuat jam dinding dan jam tangan.
Taqi al-Din menulis sekitar 90 kitab. Salah satunya bertajuk Al-Turuq al-Samiyya fi al-Alat al-Ruhaniyya. Kitab yang ditulis pada 1551 ini menjelaskan kerja mesin dan turbin uap air. Karya ini mendahului penemuan Giovanni Branca (1629) tentang mesin uap air. Kitab-kitab lainnya antara lain menerangkan tentang optik, matematika, mekanika, astronomi, dan astrologi.
Al-khazini:

Al-Khazini
Abdurrahman al-Khazini hidup pada abad ke-12 M. Ia adalah ilmuwan yang menemukan berbagai teori penting dalam sains. Temuan ilmuwan kelahiran Bizantium ini antara lain: metode ilmiah eksperimental dalam mekanik; perbedaan daya, masa dan berat; jarak gravitasi; serta energi potensial gravitasi.
Sumbangan penting Al-Khazini dalam bidang fisika terangkum dalam kitab Mizan al-Hikmah yang ditulisnya pada tahun 1121. Dalam buku ini ia menjelaskan tentang teori keseimbangan hidrostatika.Teori ini telah mendorong penciptaan peralatan ilmiah. Tak mengherankan jika Robert E. Hall dalam tulisan bertajuk ''Al-Khazini'' yang dimuat dalam A Dictionary of Scientific Biography Volume VII (1973) menyebutkan, ”Al-Khazini adalah salah seorang saintis terbesar sepanjang masa.'' Sedangkan editor Dictionary of Scientific Bibliography, Charles C. Jilispe, menjuluki Al-Khazini sebagai ''Fisikawan terbesar sepanjang sejarah.”
Dalam bukunya, Al-Khazini menerangkan prinsip keseimbangan hidrostatika dengan tingkat ketelitian obyek sampai ukuran mikrogram (106 gr). Tingkat ketelitian seperti ini, menurut K. Ajram dalam The Miracle of Islamic Science, baru dapat tercapai pada abad ke-20 M.
Al-Khazini juga menjelaskan definisi ''berat''. Menurutnya, berat merupakan gaya yang inheren dalam benda-benda padat yang menyebabkan mereka bergerak dalam satu garis lurus terhadap pusat bumi (gravitasi) dan terhadap pusat benda itu sendiri. Besaran gaya ini tergantung dari kerapatan benda.
Ia juga menerangkan pengaruh suhu (temperatur) terhadap kerapatan benda. Hal ini ia lakukan sebelum Roger Bacon menemukan dan membuktikan suatu hipotesis tentang kerapatan air saat ia berada dekat pusat bumi.
Sebagaimana para ilmuwan Muslim lainnya yang hidup di era keemasan Islam, Al-Khazini merupakan ilmuwan multidisiplin. Selain pakar fisika, ia juga ahli di bidang biologi, kimia, matematika, astronomi, dan filsafat.
Al-Khazini, dan para ilmuwan Muslim lainnya, telah melahirkan ilmu gravitasi yang kemudian berkembang di Eropa. Al-Khazini juga telah berjasa meletakkan fondasi bagi pengembangan mekanika klasik di era Renaisans Eropa. Inilah salah satu bukti betapa para ilmuwan Muslim telah memberi kontribusi yang luar biasa bagi peradaban dunia.

Tapi itu hanya sebagian kecil dari Fisikawan Muslim, ada banyak lagi ilmuwan muslim yang tidak tercatat tinta sejarah.

Jadi, sebagai seorang muslim kita tidak harus seperti mereka mempelajari fisika, tapi perdalamlah ilmu yang kita senangi dan gunakanlah untuk amar makruf nahi munkar, Mengajak kepada kebenaran dan mencegah daripada keburukkan. Dan Fisika itu menyenangkan. :)

Habibie: Kecil tapi Otak Semua
Abdussalam


 "Fisika hari ini adalah teknologi esok”


***

Inspirasi 1
Inspirasi 2
Inspirasi 3
Inspirasi 4
Gambar
Bama, Akhmad Aminuddin. 2008. Diktat Kuliah: Metodologi Fisika. Indralaya: pribadi.

READ MORE - Kenapa takut fisika murni?
»»  read more

Jumat, 20 Januari 2012

Menjadi Mahasiswa

Setelah capek kesana-kemari ikut berbagai tes masuk Perguruan Tinggi Negeri, Swasta dan Kedinasan, akhirnya nasib menggiringku ke jurusan Fisika Mipa Universitas Sriwijaya. Sedikt banyak aku cukup senang dengan pilihan ini, karena sering terinspirasi oleh berbagai tokoh Fisika, seperti Prof. Yohanes Surya, dan Prof. Habibie, membuatku cukup tertarik untuk memilih Jurusan ini pada pilihan kedua tes SNMPTN.

Ketika tes SNMPTN dulu aku dapat lokasi yang cukup strategis, di daerah Bukit Besar, tepatnya jalan Parameswara SMK PGRI-1 dan dapat ruang 7, cukup dekat dari kosan didekat Pasca Sarjana Unsri. Ketika disana aku sempat bertemu dengan beberapa orang teman dari kotaku.

enakan jalan kaki, gak macet, sehat pula.

SMK PGRI-1 Palembang

Waktu sudah cukup sore ketika aku datang daftar ulang di BAAK kampus, dengan ditemani Rudi, aku mendaftar ulang setelah pada paginya kami mengikuti tes USM salah satu universitas yang jaraknya lebih kurang lebih 32 Km. Nyaris telat ketika kami tiba. Tapi akhirnya Kartu Pengenal Mahasiswa dan Jaket Kuning, bisa dibawa pulang :).

***

Masa opdik adalah masa yang paling indah untuk mengenal beragam teman yang berasal dari berbagai daerah, ada dari Medan, Bogor, Jambi, Pangkal Pinang, Lampung, Palembang, Prabumulih, Muara Enim, dan dari beberapa wilayah Sumsel lainnya.

Calon agen khusus 1
Calon agen khusus 2
Pada masa awal Opdik (23 – 25 Agustus 2011, oh iya aku lupa kepanjangan Opdik), aku sempat baca beberapa tulisan dari berbagai blog tentang Opdik, sempet ngeri juga nanti bakalan di apain oleh kakak tingkat, mana aku gak ngekos untuk kuliah di sini. Akhirnya ada teman yang nawarin tempat nginap selama Opdik, lumayan menghemat waktu (Jarak dari kotaku ke kampus lebih kurang 63 Km). [Thanks for Juned RiandiFerdi Winanda GapellaEno Lazuardi].

Dihari pertama, kami para peserta Opdik dianjurkan memakai pakaian kemeja putih dan celana panjang hitam. Ketika pertama datang kami langsung berbaris di lapangan antara Audit dan BAAK per jurusan masing-masing, disana kami sudah mulai kenal-kenalan, kesan pertama, keliatannya mereka berotak encer semua, jadi agak grogi. Tak lama kami memasuki gedung Audit, jurusan kami mendapat tempat di tengah tapi agak kepinggir sebelah Timur gedung. Pada awalnya acara berjalan cukup lancar tapi gak tau beberapa saat kemudian terdengar suara bergemuruh di luar, suasana mulai panas, bereder gosip di antara Maba (Mahasiswa Baru) bahwa ada sejumlah mahasiswa yang sedang berorasi di luar gedung. Kegiatan pun dihentikan, semua Maba dibubarkan dan digiring kakak tingkat ke Fakultas masing-masing.

Suasana Dalam Auditorium

Fakultas kami memiliki 6 Jurusan, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ilmu Kelautan, dan Jurusan terbaru, Farmasi. Semua Maba dari masing-masing jurusan dikumpulkan di gedung teater Mipa D6. Disana kami diberikan pengarahan.

Pada hari kedua dan ketiga kami melanjutkan kegiatan di jurusan masing-masing. Untuk Fakultas Mipa nama Opdik berganti menjadi Simaru (Silaturahmi Mahasiswa Baru), “Agar para mahasiswa dapat menjadi lebih akrab oleh silaturahmi”, kata pak Dekan.

Notebook SIMARU 2011

Ternyata kegiatan ini tidak seseram tulisan dari berbagai blog yang udah dibaca. Kegiatannya Cuma diisi dengan mendengarkan materi (full Indoor).

Kegiatan pun ditutup pada hari terakhir di Gedung Teater Fmipa D6, dan kamipun resmi menjadi Mahasiswa. J


Kami bukan Mahasiswa Abadi dan Nasakom!!








READ MORE - Menjadi Mahasiswa
»»  read more

Kamis, 19 Januari 2012

Belalang Sembah Rela Mati Demi Cinta


Belalang Sembah atau Belalang Sentadu merupakan serangga dalam ordo Mantodea. Serangga yang dalam bahasa Inggris disebut Praying Mantis ini mempunyai kebiasaan mengatupkan kedua kaki depannya seperti orang yang sedang menyembah. Selain itu, serangga ini juga mempunyai kebiasaan yang menyeramkan dalam bercinta. Belalang betina segera memakan kepala belalang jantan begitu mereka selesai kawin. Jika Burung Maleo setia dan anti poligami, Sang belalang sembah jantan ini bahkan rela mati demi cinta.

Belalang Sembah terdiri atas sekitar 2.000-an spesies yang terkelompokkan dalam 9 Famili yang tersebar di seluruh dunia. Indonesia sendiri memiliki sekitar 200 spesies salah satu yang paling dikenal di Indonesia adalah spesies Hierodula vitrea. Belalang Sembah selain disebut sebagai belalang sentadu juga disebut sebagai congcorang (Sunda dan Betawi), walang kadung atau walang kekek (Jawa) dan mentadak (Melayu). Dalam bahasa Inggris disebut sebagai praying mantis. Kata mantis berasal dari kata Mantes (bahasa Yunani) yang berarti “nabi” atau “peramal nasib”.


Ciri-ciri yang dimiliki belalang sembah adalah memiliki 3 pasang kaki. Dua pasang kali belakang digunakan untuk berjalan sedangkan sepasang kaki depan berguna untuk menangkap mangsa. Kaki depannya sangat kuat dan berukuran paling besar dengan sisi bagian dalamnya berduri tajam yang berguna untuk mencengkeram mangsanya. Belalang sentadu adalah salah satu dari segelintir serangga yang dapat memutar kepalanya hingga 180 derajat.

Belalang sembah adalah serangka pemangsa tingkat tinggi dan merupakan serangga karnivora yang makan segala macam serangga dan terkadang bersifat kanibal. Mereka biasanya diam dan menunggu korban mereka dengan tungkai-tungkai depan dengan posisi yang diangkat ke atas. Serangga ini mempunyai cara kamuflase atau penyamaran yang baik, ada yang mirip seperti daun, ranting, bunga dan sebagainya, sehingga tidak dikenali oleh mahluk yang lainnya, termasuk mangsanya.
Belalang sembah atau belalang sentadu sangat selektif dalam memakan mangsanya. Serangka ini tidak memakan semua bagian tubuh mangsanya dan seringkali menyisakan kaki, sayap dan beberapa bagian tubuh lain yang tidak disukai.
Beberapa spesies belalang sembah, diantaranya:
§   Ischnomantis gigas; Belalang sembah terbesar dengan panjang mencapai 17 cm. Banyak ditemukan di Afrika.
§         Bolbe pygmaea; Belalang sembah terkecil dengan panjang hanya 1 cm.
§         Mantis religiosa (Belalang sembah Eropa), belalang sembah yang paling umum ditemui di Eropa.
§   Stagmomantis carolina (belalang sentadu Carolina); Serangga resmi negara bagian South Carolina.
§         Camelomantis sondaica; (Indonesia)
§         Hierodula vitrea; Yang paling umum ditemukan di Indonesia.
§         Miomantis abyssinica (Mesir)
§         Hierodula membranacea (Asia)
§         Hierodula grandis (India)
§         Hierodula patellifera (Indo-Pasifik)
§         Hierodula parviceps (Filipina)

Belalang sembah sangat berguna sebagai pengontrol biologik, sering digunakan sebagai predator di kebun-kebun untuk mengendalikan serangga-serangga yang bersifat hama.
Yang paling unik sekaligus menyeramkan bagi saya adalah kebiasaannya dalam bercinta. Sang belalang sembah betina akan segera memakan kepala sang belalang jantan begitu perkawinan usai. Jadi seekor belalang sembah jantan selama hidupnya hanya akan mengalami satu kali perkawinan dan satu kali seks untuk kemudian mati menjadi mangsa sang belalang betina. Demi cinta, walang kekek (belalang sembah) ini rela mati di tangan pasangannya. Dan untungnya saya bukan congcorang (belalang sembah) ini.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia. Filum: Arthropoda. Kelas: Insecta. Ordo:Mantodea. Famili: (salah satunya) Mantidae. Genus: (salah satunya) Hierodula. Spesies: (salah satunya) Hierodula vitrea.


Pada dunia perkung-fuan pun ada yang terinspirasi dari gerakan unik hewan ini. Tang Lang Kungfu atau kungfu belalang sembah (praying mantis) memiliki keunikan teknik tersendiri. Gerakan beladiri ini, sesuai namanya, mirip dengan gerakan belalang sembah yang ciri khasnya maju-mundur dan dengan cepat mematuk.

















Menurut bang Raditya Dika dalam blognya, "belalang ini bisa jadi simbol keromantisan. Contohnya, gara-gara nonton Animal Planet, gue jadi tahu bahwa.. untuk urusan percintaan dan mati-matian demi cinta, belalang sembah jantan jagonya. Bayangin aja, setiap belalang sembah abis kawin, belalang sembah yang betina akan memakan kepala yang jantan. Serem memang, tapi yang jadi pertanyaan tak terjawab adalah: Kalo gitu, KENAPA MASIH ADA BELALANG JANTAN YANG MAU KAWIN? Apakah belalang-belalang jantan ini engga dikasi tahu sama emak-bapak belalang, mereka bertiga ngumpul di ruang tamu dan dibilangin, “Nak, jangan kawin ya.. ntar pala kamu buntung lho”. Apakah mereka engga denger gosip-gosip dari temen-temen mereka sesama belalang atas hal ini? Kenapa masih ada belalang jantan yang mau kawin?
Gue berkesimpulan sendiri: semua belalang jantan udah tahu kepalanya bakalan dimakan kalo mereka kawin, tapi mereka tetep aja pengen kawin. Kesimpulan dari kesimpulannya berarti: belalang jantan itu berani mati demi cinta. Kesimpulannya lagi: tidak ada yang lebih romantis dari percintaan antara dua belalang.
belalang sembah
belalang sembah jantan: “I’m single and.. alive!”

Gara-gara mengerti hubungan antar-belalang ini, gue jadi ngerasa Romeo dan Juliet gak seromantis dulu, gue jadi ngerasa hubungan romantic antar-manusia tidak akan sampai pada level yang cowok rela palanya dimakan sama yang cewek. Ini semakin ngebuat gue jadi makin kagum atas cinta dua belalang sembah. Keren lu, lang!"
***

READ MORE - Belalang Sembah Rela Mati Demi Cinta
»»  read more